Wednesday, June 24, 2009

Writing Again With Windows Life

Writing again and alive.

Just not because I use new tool to write this, it is about life.  I feel become alive by writing.  Yes, it just goes this way.  And I enjoy it.

Writing is the most powerful way to make you live.  It proof that you have decent mind,  working hands and eyes,  experience within and environment.

Tuesday, November 11, 2008

Si Kecil Najwa

Najwa Si Kecil keponakan yang lucu. Sedang menunjukkan kegembiraan yang utuh ketika berkumpul bersama dengan ayah ibunya di hari lebaran yang lalu.
Kadang kebersamaan saja tanpa tambahan apapun yang lain sudah sangat mencukupi bagi seorang anak untuk merasa aman dan bahagia.
Sesuatu yang kadang kita lupa memberikannya kepada mereka. saya baca itu di buku bagus The Secret of Happy Children.
Posted by Picasa

Wednesday, August 13, 2008

Used Your Time

Kesempatan tidak datang sekali lagi.

Demikian sering kita dengar dari orang-orang yang memberikan nasihat ketika kita dihadapkan pada pilihan tawaran yang menarik.

Padahal sebenarnya kalau ditilik-tilik, kesempatan datang setiap saat. Datang lagi. Dan kemudian datang lagi.

Kalau waktu, ya, memang hanya sekali. Ia selalu baru.

Nah dengan melihat demikian, kita dapat menjalani kehidupan ini dengan lebih legawa. Lebih nyaman.

Pengin tahu lebih dalam, bagaimana memahami dan menerapkan hidup yang waktu selalu baru, kesempatan datang setiap saat?


Friday, July 25, 2008

Lihat disini juga bisa

Ini adalah cerita yang akan segera diselesaikan dalam waktu 30 hari kedepan.
Dijadwalkan launching 30 Agustus 2008.

Yang mau pesan sekarang silahkan.... ini akan diberikan diskon 25% - 30% bagi yang pesan sebelum tanggal 5 Agustus 2008.

Yang penting lagi, sekarang adalah jaman digital, bahkan buku pun dapat dikustomisasi covernya.
Silahkan pilih kover yang didambakan.....

Ceritanya kira-kira akan terdiri dari tiga plot, dengan masing-masing plot terdiri dari 9 babak. Alias 9 Act structure.

Bayangpun sebuah buku dengan tiga cerita sekaligus. Apa ora uaasyyiiikkk.

Saya tahu buku ini sangat penting bagi saya. Pembaca saya tidak sabar untuk membaca buku ini dan saya berhutang pada mereka untuk menyelesaikannya. Apa yang akan saya sampaikan di buku ini sangat penting.

Saya akan mengundang teman-teman untuk menghadiri acara launching buku ini minggu ketiga Agustus.

Siap-siap saja....

Merdeka.

Monday, July 21, 2008

9 Babak Kehidupan

Sabtu kemarin dapat kesempatan ngobrol bareng mas sony set di sebuah workshop penulisan naskah. Diselenggarakan oleh rumah produksi ozon.
Yang ketemu kemarin itu adalah gabungan antara semangat berkarya, tradisi literer, proses berdisiplin tujuan dan kesempatan menemukan jatidiri.
Ini karena beberapa waktu sebelumnya sempat mengikuti acara bareng motivator Nurcahyo.
Kalau sama Nurcahyo diajak mengenali semangat hidup mulia berbaris empat langkah intuisi, smile, ok, mantap. Maka bareng Sony Set diajak mengenali semangat mencipta, membebaskan diri dari tempurung yang membatasi ide, menjamin hasil dengan metode dan keyakinan diri.

What do you want to create?

Itu adalah pertanyaan pertama yang musti dijawab. Bebaskanlah ide, tetapi pilihlah dengan tegas.
Lebih tepat lagi, pilihlah salah satu dan mulailah tuliskan. Deklarasikan.
Kemudian pilihlah metode.
Gunakan salah satu metode mutakhir, 9 babak.
Kira-kira begini:

  1. Buat permulaan dengan kejadian yang mengejutkan, yang menghebohkan, the shocking opening, or mysterious. semakin shocking/misterius semakin hebat

    • Lha ini mirip mirip misalnya dengan adegan pembuka davinci code. Kurator museum mati. Wajah pembunuh tersembunyi. Ada teka-teki tersisakan [sesuatu yang dicari]
    • Ato spiderman 3. Harry berkelahi dengan spiderman, harry hilang ingatan. Sandman kabur penjara menjadi sandman.
    • Ato war of the world. Dunia menjadi sangat gelap, alien menguasai bumi
    • ato Messenger. Sekeluarga pindah rumah desa, si kecil melihat misteri hantu

  2. Pengenalan Tokoh/Karakter. Untuk selanjutnya memakai conto Spiderman 3.

    • Baru kemudian disini dikenalkan satu persatu tokoh-tokoh yang akan mengisi cerita
    • Yang protagonis [kalo pakai istilah kita]. Misal, Peter Parker muncul dengan dengan sepeda menjadi pengantar pizza, Mary Jane nyanyi di opera.
    • Yang antagonis. Misal Harry mendapati warisan ayahnya. Sandman menggondol uang.
    • Lebih bagus kalo ada satu ciri menonjol
    • Tapi mesti ada yang disembunyikan [buat cadangan nanti ]

  3. Mulai masuk babak konflik. Tokoh-tokoh menghadapi masalah

    • Protagonis mengalami tekanan. Spiderman kehilangan Mary Jane, Mary Jane kehilangan pekerjaan. Peter kalah sama fotografer baru. Peter dapat penyakit Black Spider
    • Antagonis diatas angin. Sandman merajalela. Hary menghancurkan emosi Peter.

  4. Melarikan Diri, Pencarian, Pelarian

    • Peter menenggelamkan diri dalam pengaruh Black Spider
    • Merajalela membalas dendam.
    • Meluapkan emosi, mabuk, menghancurkan karir Fotografer saingannya. Menghancurkan Hary

  5. Belajar, Mengambil pelajaran

    • Ditampar teman wanitanya
    • Peter ketemu neneknya
    • Mendapat petuah yang mendalam
    • Kerinduan dari masyarakat akan Spiderman yang superhero
    • Peter melepaskan diri dari Venom
  6. Berani menghadapi kenyataan kembali. Menghadapi masalah lagi.

    • Venom malah jatuh ke fotografer
    • Menjadi makhluk mengerikan
    • Sandman bersama Venom menyandera Mary Jane

  7. Menyusun strategi. Tetapi gagal.

    • Menemui Hary untuk membantunya
    • Hary tidak mau karena masih dendam
    • Menghadapi Sandman & Venom sendirian.
    • Kalah, hampir mati.

  8. Rencana Darurat

    • Hary mendapat nasihat dari pembantu setia
    • Hary sadar akan nilai mulia sahabat
    • Hary muncul membantu Spiderman

  9. Ending

    • Spiderman menang
    • Sandman dibiarkan pergi oleh Spiderman
    • Hary mati dengan bangga dan senyum dipelukan sahabat-2nya

Yakinlah dan buatlah. Tanamkan dalam pikiran dan Tetapkanlah dalam hati. Mulailah menulis.
Kira-kira demikian....

Friday, September 07, 2007

Sadar Diri


 

Kita ini manusia biasa. Bukan orang suci, bukan wali, bukan nabi.  Hanya manusia biasa.

Kadang kita melakukan kesalahan yang kecil maupun yang besar. Kepada diri sendiri maupun kepada orang lain.

Hanya saja kita kadang tidak mau menyadari kesalahan itu.

Kadang kita begitu bagal, kekeh, keras, dan tidak mau mengakui kita salah.

Kalau saja kita mau sedikit membuka pintu kesadaran, barangkali kita akan bisa menemukan satu kekuatan baru…. Kekuatan untuk berubah menjadi lebih baik.

Dengan membuka kesadaran itu, kita akan berkesempatan melakukan koreksi diri, menilai jalan-jalan dan kemungkinan baru, memperbaiki, mengoreksi, memperbaiki lagi.  Dan tanpa kita ingat bagimana caranya, maka kita berubah menjadi lebih baik.  Kita akan mampu menerima ide-de yang berbeda, yang beragam dan bahkan mungkin yang radikal.

Sedangkan kalau kita menutup diri, maka kita hanya melihat tempurung tunggal dari kemungkinan yang sangat banyak tersedia.  Hanya satu yang kita lihat, sehingga kita tidak sempat membandingkan lagi, kita tidak mampu mengoreksi, kita tidak mampu melakukan hal-hal baru. Wong kita tidak tahu kalau ada hal-hal baru…

Semoga esok menjadi lebih baik…..